Bertempat di Aula KPPN Jakarta II (20/8), sedikitnya 80 pegawai berkumpul untuk mengikuti pembukaan kegiatan Training for SPAN Master Trainer (TMT). Training diselenggarakan guna membentuk master trainer (Suhu) yang menguasai lintas modul SPAN sehingga mampu menjadi trainer andalan.
“Training para Suhu ini bukan training yang “biasa”, pertukaran pengetahuan dan informasi antara Suhu yang satu dengan Suhu yang lain akan sangat diharapkan,” ungkap Bobby A.A Nazief, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang TI. Lebih lanjut, dalam pembukaan tersebut, Bobby mengharapkan training TMT ini akan menjadi ajang bagi para Suhu dalam memperkaya penguasaan ilmu tentang SPAN itu sendiri.
Para Suhu berasal dari pegawai terpilih yang telah mengikuti kegiatan UAT SPAN dari Ditjen Perbendaharaan maupun Satker BA 999 lingkup Kementerian Keuangan. Mereka dibagi dalam empat kelas, yaitu kelas KPPN/Kanwil, PKN, APK, dan BA 999.
Training diberikan dengan menggunakan konsep “dari kita untuk kita” dan dilangsungkan selama tiga hari, dari tanggal 21 s.d 23 Agustus, di Aula Dit. Transformasi Perbendaharaan. Para Suhu dibekali dengan materi proses bisnis yang sesuai dengan kelasnya masing-masing dan dilanjutkan dengan praktek aplikasi secara langsung (Hands On Aplikasi SPAN).
Walaupun dengan waktu yang cukup singkat, diharapkan para Suhu mampu untuk saling mengasah diri serta mengembangkan pengetahuannya tentang SPAN yang tercakup dalam seluruh modul SPAN. Setelah training berakhir, para Suhu nantinya akan menjadi trainer pada end user training unit piloting maupun dalam pelaksanaan Training of Trainer. Khususnya para Suhu yang tergabung dalam kelas KPPN/Kanwil, pada akhir pekan lalu, langsung terjun dalam pelaksanaan Training End User KPPN Jakarta II.

