Soft launching menandai selesainya tahap pengembangan SPAN dan siap memasuki tahap piloting. Piloting rencananya dilakukan di KPPN Jakarta II dan VI, Eselon I Kemenkeu Pengelola BA-999, Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan, dan Ditjen Anggaran. Itulah salah satu poin pembukaan oleh Staf Khusus Bidang IT, Boby AA Nazief dalam acara tersebut.
Acara yang berlangsung di Gedung Eks. MA, 19 Agustus 2013 dihadiri Sekjen Kemenkeu, K.A Badaruddin, para Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Keuangan, para pejabat Eselon I, II dan III di lingkungan Kemenkeu serta perwakilan pejabat dari 4 perbankan nasional, serta para konsultan SPAN.
Dalam pembukaannya, Boby AA Nazief menekankan bahwa sebelum Piloting dijalankan, akan didahului dengan trainingdan transfer knowledge. Pada saat piloting akan dilakukan pendampingan dan beroperasinya service deskSPAN. Ini semuanya menjadi bagian dari strategi manajemen perubahan SPAN, sehingga pada waktunya SPAN dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, K.A. Badaruddin berharap meski masih tahap piloting, SPAN sudah dapat difungsikan secara optimal. “Ketika menghadapi sistem yang baru, kesulitan di awal pasti tidak bisa dihindari.Lumrah karena ini adalah konsekuensi perubahan, bagian dari proses adaptasi, tantangan yang harus dihadapi. Selang beberapa waktu setelah melewati masa adaptasi, kita akan merasakan manfaatnya, ‘ala bisa karena biasa’”, ungkap K.A Badaruddin dalam keynote speech yang disampaikan pada acara tersebut.
Di akhir sambutannya, Sekjen Kemenkeu mengucapkan terima kasih kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar-dasar yang kuat untuk pengembangan SPAN, para Konsultan, Bank Indonesia dan kalangan Perbankan. Selain itu secara khusus, ucapan terima kasih beliau sampaikan kepada seluruh jajaran di Ditjen Perbendaharaan, Ditjen Anggaran, Ditjen Pengelolaan Utang, Ditjen Kekayaan Negara, Ditjen Perimbangan Keuangan dan Pusintek.Selamat! Anda semua telah menunjukkan dedikasi yang baik dalam pengembangan SPAN hingga siap di launching.

