KPPN Jakarta II mendapat kesempatan kembali mencicipi langsung aplikasi SPAN. Jika dulu berupa familiarisasi aplikasi SPAN, sekarang dalam bentuk simulasi.
“Kita ingin melihat proses dari awal sampai akhir, sehingga dapat dihitung norma waktu secara riil”, ungkap Direktur Transformasi Perbendaharaan, Sudarto dalam kegiatan tersebut . Simulasi secara live dilakukan oleh tim SPAN dan disaksikan oleh para pejabat dan pegawai Dit. TP, Dit. SP, Bagian OTL Setditjen Perbendaharaan serta KPPN Jakarta II.
Paparan singkat oleh Kasubdit TPBIO, Syafriadi tentang gambaran proses simulasi mengawali kegiatan ini. Sebelumnya persiapan infrastruktur , jaringan, setup aplikasi dan data dilakukan oleh Tim SPAN. Proses simulasi dimulai dengan menggunakan aplikasi konversi. Seperti biasa proses pencairan dana di KPPN diawali dengan petugas satker yang datang mengambil nomor antrian, kemudian pencocokan identitas, proses konversi data dan dilanjutkan pemprosesan SP2D menggunakan aplikasi SPAN.
Simulasi ini menjadi sangat penting karena menjadi uji coba untuk aplikasi konversi yang dilanjutkan dengan proses di aplikasi SPAN. Proses ujicoba menggunakan jaringan dan PC SPAN serta data ADK dari satker di KPPN Jakarta II. Dari simulasi ini diharapkan norma waktu pelayanan KPPN saat implementasi SPAN dapat terukur dengan baik. Hal ini akan menjadi bahan masukan bagi tata kelola layanan KPPN di masa transisi.
Agar tidak mengganggu pelayanan, simulasi dilaksanakan setelah jam pelayanan KPPN Jakarta II berakhir. Kegiatan ini berlangsung hingga 18 Juli 2013.
