“Semoga setelah Training UAT SPAN, defect aplikasi SPAN berada pada tingkat very low. Selain itu aplikasi ini bisa memenuhi kebutuhan proses bisnis pada KPPN Khusus Jakarta VI, serta aplikasi SPAN dapat menjadi tonggak sejarah bagi pengelolaan keuangan di masa yang akan datang.”Demikian harapan yang disampaikan oleh peserta dari KPPN Khusus Jakarta VI, Fawzia Anshary A.
Training UAT SPAN yang dilaksanakan pada tanggal 25-28 Maret 2013 diTreasury Learning Center (TLC) Jakarta berlangsung dengan lancar. Tujuan training adalah memberikan bekal kepada para peserta UAT , sehingga mereka memiliki pengetahuan dan kemampuan dasar untuk melaksanakan skenario pengujian aplikasi.
Peserta training terdiri atas 152 orang, mereka adalah para calon peserta UAT SPAN dari Ditjen Perbendaharaan, Ditjen Anggaran, Ditjen Perimbangan Keuangan, Ditjen Kekayaan Negara, Ditjen Pengelolaan Utang, Inspektorat Jenderal Kemenkeu, serta Pusintek Kemenkeu. Untuk Kantor Pusat DJPBN diwakili oleh beberapa pegawai dari Sekretariat dan masing-masing Direktorat. Kantor Instansi vertikal DJPB diwakili dari Kanwil DJPB DKI Jakarta, KPPN Jakarta I s.d VI. Para peserta tersebut dibagi dalam 6 ruang kelas di TLC sesuai dengan modul yang akan disampaikan.
Pelatihan diawali dengan acara Kick Off di Gedung Eks. MA kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan UAT SPAN Training di gedung TLC. Rangkaian aktivitas training di TLC meliputi kegiatan Overview dan Proses Bisnis Pelatihan Berbasis Modul, Pelaksanaan dan Pendampingan Skenario Pelatihan Berbasis Modul, Overview Proses Bisnis dan Skenario Cross Module, Pelaksanaan dan Pendampingan Skenario Cross Module. Setiap ruang kelas para peserta didampingi oleh fasilitator (PIC Modul SPAN), Team Leader serta Dokumenter setiap modul.
Di sela-sela acara, terlihat dari kehadiran Staf Khusus Bidang TI Kemenkeu Boby A.A Nazief, Direktur Transformasi Perbendaharaan Sudarto, dan para pejabat Ditjen Perbendaharaan. Hal itu sebagai bentuk dukungan dari para pimpinan terhadap training ini.
Tanya jawab, masukan, diskusi antar peserta, fasilitator maupun dari tim LG-CNS menjadi dinamika dan penghangat suasana Training UAT SPAN. Beberapa kendala pun dirasakan para peserta, karena masih dalam tahap perkenalan. Hal tersebut adalah hal yang normal dan wajar. Tetapi kalimat dari salah seorang peserta, Fawzia Anshary A “ala bisa karena biasa” merupakan kalimat motivasi yang patut kita contoh untuk mensukseskan SPAN.
Share this:
Found an article helpful? Donate via Paypal
