Sebuah momen menggembirakan, SPAN hadir di ajang internasional, dalam APEC Workshop On Treasury and Budget Reform yang diselenggarakan Kementerian Keuangan pada 2 – 3 Juli lalu. Para delegasi dari 12 negara anggota APEC serta empat organisasi internasional bertemu di Kawasan Wisata Senggigi, Lombok untuk membahas berbagai aspek terkait reformasi perbendaharaan dan anggaran negara.
Workshop yang digelar sebagai persiapan KTT APEC di Bali pada September mendatang, membahas tiga topik utama yaitu Cash Management, Spending Review, dan IFMIS. SPAN hadir di sesi empat pada hari kedua workshop, sebagai lesson learned penerapan IFMIS di Indonesia yang disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang TI, Bobby A.A. Nazief.
“SPAN adalah salah satu program reformasi manajemen keuangan publik di Indonesia. Cakupan SPAN sangat luas. Lebih dari 22.000 satker dan sekitar Rp 1.510 T dana APBN tahun 2013, nantinya akan menjadi input data dalam aplikasi SPAN” ungkap Bobby dalam paparannya.
Lebih lanjut, dalam sharing session tersebut, Bobby juga menyampaikan ruang lingkup pengembangan SPAN, roadmap SPAN, serta tiga lesson learnedpengembangan SPAN; Project Management, Aplikasi, dan CMC.
