3 Lesson Learned SPAN di Workshop APEC

3 Lesson Learned SPAN di Workshop APEC

Ada tiga hal yang dapat dijadikan lesson learned pengembangan SPAN di Indonesia; Project Management, Aplikasi, dan CMC. Hal itu diungkap Bobby A.A. Nazief, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang TI pada sesi empat hari kedua dalam pertemuan APEC Workshop On Treasury and Budget Reform
Dalam project management, Bobby menegaskan perlunya komitmen yang tinggi dan kontinyu dari para stakeholder internal (Ditjen Perbendaharaan, Ditjen Anggaran dan Pusintek) maupun eksternal Kementerian Keuangan (Bank Indonesia dan Bank Operasional). Selain itu, dalam project management, dibutuhkan pula pertimbangan yang matang dalam menentukan rencana realistis terhadap pengembangan implementasi SPAN.
 “Selain project management dan aplikasi, yang tak kalah penting adalah CMC” ungkap Bobby. Dalam ajang internasional tersebut, Bobby menyampaikan beberapa faktor yang berpengaruh dalam meningkatkan kesiapan perubahan terhadap penerapan implementasi SPAN. Faktor-faktor tersebut antara lain  keberadaan DSK, DSU serta KISS; dukungan dari pimpinan kementerian keuangan baik melalui surat resmi maupun kegiatan roadshow;  materi proses bisnis SPAN dalam berbagai bentuk; program brief melalui para DSU;  serta media komunikasi SPAN melalui website dan newsletter Kabar SPAN.
Sedikitnya 30 delegasi dari 12 negara anggota APEC serta empat organisasi internasional hadir dalam kegiatan yang digelar di Kawasan Wisata Senggigi Lombok. Workshop yang diselenggarakan Kementerian Keuangan pada tanggal 2 – 3 Juli 2013 ini sebagai salah satu rangkaian pertemuan APEC 2013

Share this:

Disqus Comments